Hemat Imbas Perang Timur Tengah, Golkar: Jika Negara Membutuhkan, Kami Siap Dipotong Gaji

3 hours ago 7

loading...

Sekretaris Jenderal Partai Golkar M Sarmuji menyatakan, kadernya yang berada di eksekutif dan legislatif siap dipotong gaji bila hal itu diperlukan. Foto/Dok SindoNews

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar M Sarmuji menyatakan, kadernya yang berada di eksekutif dan legislatif siap dipotong gaji bila hal itu diperlukan. Sikap ini sekaligus merespons langkah Presiden Prabowo Subianto yang tengah mengkaji langkah penghematan imbas perang yang terjadi di Timur Tengah .

"Jika negara membutuhkan, kami siap dipotong gaji," ujar Sarmuji saat dihubungi, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Sarmuji, langkah pemotongan gaji bukanlah sekadar penghematan belaka, melainkan kepekaan terhadap kondisi yang ada. "Ini bukan sekadar soal penghematan tetapi bentuk kesediaan kita untuk peka terhadap kondisi," tegas Sarmuji.

Baca Juga: Hemat BBM Efek Perang AS-Iran, Prabowo Beri Lampu Hijau WFH Jadi Opsi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengkaji langkah-langkah penghematan imbas perang yang terjadi di Timur Tengah. Menurut Prabowo, sejumlah negara telah melakukan kebijakan penghematan. Salah satunya adalah negara Pakistan yang memotong gaji menteri hingga anggota DPR.

"Mereka bahkan mengurangi gaji untuk anggota kabinet, untuk anggota DPR, dan semua penghematan gaji ini dikumpulkan untuk membantu kelompok yang paling rentan atau kelompok yang paling lemah,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Selain kebijakan tersebut, pemerintah Pakistan memangkas jatah BBM bagi seluruh kementerian dan mewajibkan agar 60 persen kendaraan dinas tidak digunakan setiap hari. Pakistan juga menghentikan sementara berbagai belanja negara seperti pembelian pendingin ruangan (AC), kendaraan hingga mebel di lembaga pemerintahan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |