Hindari Selat Hormuz, Saudi Aramco Jual 4 Juta Barel Minyak ke China via Fujairah

1 week ago 78

loading...

Sebuah foto yang diambil dari drone memperlihatkan sebuah kapal tanker berbendera China yang berlabuh di terminal minyak di Pelabuhan Tsing Yi, Hong Kong, China, pada 19 Maret 2026. FOTO/Reuters

BEIJING - Saudi Aramco menjual sedikitnya 4 juta barel minyak mentah kepada dua perusahaan pengolahan minyak China melalui pengiriman di luar Selat Hormuz, sebagai upaya mempertahankan pangsa pasar Asia di tengah gangguan jalur pelayaran di kawasan Teluk. Penjualan tersebut dilakukan melalui transfer antarkapal di lepas pantai Fujairah, Uni Emirat Arab (UEA), sehingga kapal tanker pembeli tidak perlu melewati Selat Hormuz.

Transaksi tersebut melibatkan minyak mentah jenis Arab Medium dan Arab Heavy, menurut sumber perdagangan yang dikutip dari Reuters, Sabtu (22/8). Langkah tersebut menunjukkan peningkatan upaya Saudi Aramco dalam memastikan pasokan minyak ke konsumen Asia tanpa bergantung sepenuhnya pada jalur Selat Hormuz yang masih menghadapi risiko keamanan.

Baca Juga: China Kuasai 1,25 Juta Barel Minyak Rusia, India Terancam Krisis Energi

Strategi pengiriman melalui Fujairah tersebut sejalan dengan langkah Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) yang sebelumnya telah menjual lebih dari 100 juta barel minyak melalui tender dengan memanfaatkan terminal di luar Selat Hormuz. Saudi Aramco juga mengalihkan sebagian minyak Arab Light melalui Pelabuhan Yanbu di Laut Merah serta menawarkan kargo dari Pelabuhan Sidi Kerir di Laut Mediterania, Mesir.

Data pelacak kapal Kpler menunjukkan sekitar 670.000 barel minyak mentah Timur Tengah dijadwalkan dimuat dari Sidi Kerir untuk dikirim ke Asia pada Agustus. Volume tersebut meningkat dari tidak adanya pengiriman melalui rute tersebut selama tiga bulan sebelumnya, meski minat pembeli Asia masih terbatas.

Read Entire Article
Prestasi | | | |