loading...
Ledakan terlihat di fasilitas Aramco akibat serangan Houthi. Foto/x
SANAA - Angkatan Bersenjata Yaman, yang berafiliasi dengan gerakan Ansarallah (Houthi), mengumumkan pada hari Kamis (20/8/2026) bahwa dua operasi pesawat nirawak (drone) telah menyasar lokasi-lokasi milik Arab Saudi di Najran. Mereka menyatakan serangan tersebut dilakukan sebagai tanggapan atas pelanggaran wilayah udara Yaman oleh pihak Saudi.
Juru bicara Ansarallah, Brigadir Jenderal Yahya Saree, mengatakan operasi pertama menyasar apa yang ia gambarkan sebagai "target sensitif Saudi" di Bandara Najran, sementara operasi kedua menghantam fasilitas "Aramco Najran."
Menurut Saree, kedua operasi tersebut "berhasil mencapai tujuannya." Ia mengatakan serangan itu diluncurkan "sebagai respons atas pelanggaran wilayah udara Kegubernuran Saada oleh Arab Saudi menggunakan pesawat nirawak."
Ansarallah menegaskan akan terus mempertahankan kedaulatan Yaman terhadap apa yang mereka anggap sebagai pelanggaran wilayah darat dan udara negara tersebut.
Tiga Persamaan terhadap Arab Saudi
Operasi terbaru ini menyusul pengumuman pada hari Rabu di mana Ansarallah menyatakan telah menerapkan tiga "persamaan militer" terhadap Arab Saudi di tengah kembali memanasnya ketegangan antara Sanaa dan Riyadh.


















































