loading...
Wahana antariksa Tianwen-1 milik China berhasil menangkap citra detail komet antarbintang 3I/ATLAS dari orbit Mars, mengungkap struktur inti dan ekor gas sepanjang 56.000 kilometer. Foto: Tianwen-1
BEIJING - Wahana antariksa Tianwen-1 milik China sukses mengabadikan komet 3I/ATLAS. Peristiwa ini jadi tonggak sejarah di mana untuk pertama kalinya sebuah objek antarbintang (interstellar object) berhasil dipotret secara detail dari planet selain Bumi.
Keberhasilan Administrasi Luar Angkasa Nasional China (CNSA) ini mengukuhkan posisi Beijing sebagai pemain kunci dalam sains keplanetan global.
Dari jarak sekitar 30 juta kilometer, kamera resolusi tinggi Tianwen-1 menyingkap tabir misteri tamu asing yang berasal dari luar tata surya kita, memberikan data krusial tentang materi pembentuk galaksi Bima Sakti.
Tamu Asing yang "Ngebut" 58 Km per Detik
Komet 3I/ATLAS bukanlah batu angkasa sembarangan. Ia adalah objek ketiga yang terkonfirmasi berasal dari luar tata surya kita, menyusul jejak pendahulunya yang fenomenal, 'Oumuamua (2017) dan 2I/Borisov (2019).
Identitas asingnya terkonfirmasi lewat lintasan orbit hiperbolik tajam, bukti tak terbantahkan bahwa ia tidak terikat pada gravitasi Matahari dan hanya sekadar "numpang lewat".
Secara fisik, komet ini adalah raksasa beku dengan lebar sekitar 5,6 kilometer. Ia melesat menembus tata surya dengan kecepatan fantastis mencapai 58 kilometer per detik.
Kecepatan dan lintasannya menjadikan 3I/ATLAS sebagai kapsul waktu yang sempurna; membawa material purba yang terbentuk dalam piringan protoplanet bintang lain, menawarkan petunjuk langka tentang bagaimana sistem planet lain terbentuk di galaksi ini.
Manuver Presisi dan Tantangan Teknis
Menangkap citra objek yang bergerak secepat itu dari wahana yang juga sedang mengorbit Mars luar biasa sulit.
Instrumen kunci dalam misi ini adalah High Resolution Imaging Camera (HiRIC) yang terpasang di Tianwen-1.














































