Iran Ejek Tentara AS Kabur dari Pangkalan Militer dan Sembunyi di Hotel: Macan Kertas

7 hours ago 6

loading...

Menlu Iran Abbas Araghchi. Foto/x

TEHERAN - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi telah mengeluarkan serangkaian pernyataan yang menuduh pasukan AS mundur dari instalasi militer di seluruh Teluk dan mencari perlindungan di daerah sipil.

Dalam unggahan di X, Araghchi menulis, “Sejak awal perang ini, tentara AS melarikan diri dari pangkalan militer di GCC untuk bersembunyi di hotel dan kantor. Mereka menggunakan warga GCC sebagai perisai manusia.”

Ia kemudian menambahkan pesan kedua yang ditujukan kepada otoritas Teluk, “Hotel-hotel di AS menolak pemesanan kepada perwira yang dapat membahayakan pelanggan. Hotel-hotel di GCC seharusnya melakukan hal yang sama.”

Dalam unggahan lain, Araghchi memperluas kritiknya terhadap kebijakan AS, dengan menyatakan, “AS mendukung blokade Gaza oleh Israel, memotong bantuan dengan dalih ‘keamanan’, namun mengutuk Iran karena membela diri di Selat Hormuz. Standar ganda: kejahatan Israel dianggap wajar sementara pembelaan Iran terhadap agresor dikutuk. Hukum internasional bukanlah alat yang mudah digunakan.”

Ia juga mengomentari pesan politik AS seputar perang, merujuk pada praktik propaganda historis, “Dikatakan bahwa Edward Bernays, pelopor persuasi massa, bertugas di Komite Informasi Publik dan bekerja untuk membantu Woodrow Wilson menggalang dukungan rakyat Amerika untuk perang di Eropa… Ketika ia dan Walter Lippmann bertemu presiden pada tahun 1917, mereka dilaporkan mengatakan ‘Kita dapat menjual perang kepada publik’.”

Pernyataan tersebut dibuat sebagai tanggapan terhadap laporan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menerima pengarahan video yang telah dikurasi yang menyoroti serangan militer tertentu.

Militer ‘Macan Kertas’

Tuduhan tersebut diperkuat oleh kepemimpinan militer Iran, yang memberikan penilaian lebih luas tentang kemampuan AS di kawasan tersebut.

Read Entire Article
Prestasi | | | |