Iran Resmi Desak PBB Bertindak terkait Ancaman Serangan Militer Trump

7 hours ago 7

loading...

Duta Besar Iran Amir Saeid Iravani. Foto/anadolu

TEHERAN - Pemerintah Iran secara resmi menuntut tindakan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyusul serangkaian pernyataan yang semakin agresif dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, termasuk klaim Washington "siap siaga" untuk campur tangan dalam kerusuhan yang sedang berlangsung di Iran.

Dalam surat kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada hari Jumat (2/1/2026), Duta Besar Iran Amir Saeid Iravani menuduh Trump melakukan "penghasutan kekerasan, kerusuhan, dan tindakan terorisme" di Iran.

"Presiden Amerika Serikat secara terbuka mengancam Republik Islam Iran dengan penggunaan kekuatan dan intervensi, menyatakan 'Kami siap siaga dan siap bertindak'," tulisnya.

“Pernyataan-pernyataan yang berulang dan disengaja ini menunjukkan pola perilaku melanggar hukum yang konsisten oleh Amerika Serikat,” bunyi surat itu, yang selanjutnya merinci sejarah panjang dugaan campur tangan AS dalam urusan Iran, termasuk kudeta tahun 1953, dukungan untuk Saddam Hussein selama Perang Iran-Irak, jatuhnya pesawat Iran Air Flight 655, dan pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani enam tahun lalu.

Protes besar-besaran meletus di Iran pada akhir Desember, awalnya dipicu kesulitan ekonomi termasuk nilai mata uang nasional yang sangat rendah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |