loading...
Kemendikdasmen menyalurkan tunjangan khusus bagi guru terdampak banjir Sumatera. Foto/BKHM.
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen ) menyalurkan tunjangan khusus bagi guru terdampak banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Sumatera pada akhir November 2025. Bencana tersebut melanda sejumlah daerah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Tunjangan khusus itu ditargetkan menyasar sekitar 59 ribu guru. Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Kemendikdasmen, Jamjam Muzaki, menyebutkan bahwa lebih dari 50 persen guru telah menerima bantuan tersebut.
Baca juga: Kemendikdasmen Naikkan Target Tunjangan Guru 3T 2026, Penerima Bertambah Jadi 65.871 Guru
“Tunjangan khusus, ada sekitar kita estimasi 59.000 dan yang sudah disalurkan 36.074 guru kondisi per 27 Februari,” ujar Jamjam pada diskusi dengan Forum Wartawan Pendidikan (Forwadik), dikutip Selasa (3/3/2026).
Ia menjelaskan, setiap guru terdampak menerima tunjangan sebesar Rp2 juta per bulan selama tiga bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima masing-masing guru mencapai Rp6 juta. Perhitungan penyaluran dimulai sejak Desember 2025, dengan tahap terakhir diberikan pada Februari 2026.


















































