loading...
Wakil Ketua Umum Partai Perindo Tama S. Langkun. Foto/Istimewa
JAKARTA - Penetapan tersangka terhadap Ketua Ombudsman Republik Indonesia Hery Susanto yang baru saja dilantik menjadi peristiwa yang sangat memprihatinkan dan mencoreng kepercayaan publik terhadap lembaga negara yang seharusnya menjadi garda depan pengawasan pelayanan publik. Wakil Ketua Umum Partai Perindo Tama S. Langkun menilai kejadian tersebut harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap proses seleksi pimpinan lembaga negara, khususnya Ombudsman .
"Baru saja dilantik sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ini menunjukkan ada yang perlu dievaluasi secara mendasar dalam proses seleksi, baik di panitia seleksi maupun dalam tahapan fit and proper test di DPR RI," ujar Tama, Jumat (17/4/2026).
Dia menegaskan, selama ini proses seleksi lebih menitikberatkan pada aspek kompetensi dan pengalaman, tetapi belum cukup kuat dalam menilai rekam jejak integritas calon.
Baca Juga: Komisi II DPR Minta Maaf Pilih Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
"Ke depan, variabel rekam jejak harus menjadi faktor utama. Integritas tidak bisa ditawar. Justru itu yang paling penting untuk jabatan publik seperti komisioner Ombudsman," lanjutnya.
Selain aspek seleksi, Tama juga menekankan pentingnya langkah cepat dalam penanganan internal Ombudsman agar kinerja lembaga tetap berjalan optimal.


















































