Kisah Hikmah : Ketika Orang Saleh Berhenti Membaca Selawat, Apa yang Terjadi?

2 hours ago 7

loading...

Kisah ini terdapat dalam dalam Kitab Mukasyafatul Qulub Al-Muqarribu ila Hadhrati Allamil Ghuyub fi Ilmit Tashawwuf karya Imam Al-Ghazali, yang menceritakan ketika seorang saleh pernah berhenti mengamalkan selawat kepada Nabi. Foto ilustrasi/ist

Kisah hikmah ini terdapat dalam dalam Kitab Mukasyafatul Qulub Al-Muqarribu ila Hadhrati 'Allamil Ghuyub fi Ilmit Tashawwuf karya Imam Al-Ghazali, yang menceritakan ketika seorang saleh pernah berhenti mengamalkan selawat kepada Nabi .

Orang saleh itu biasa melazimkan selawat Nabi setiap harinya. Berkat selawat yang dibacanya, ia pun kerap bertemu Rasulullah SAW dalam mimpinya. Ia diperlakukan dengan hangat oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam (SAW) pada setiap kali bertemu.

Tetapi suasana perjumpaannya pada malam kali ini berbeda. Ketika tertidur, ia bermimpi melihat Rasulullah SAW tidak seperti biasanya. Baginda Rasulullah bersikap dingin. Rasulullah SAW tidak menoleh kepadanya dan tidak menyapanya.

"Wahai Rasulullah, apakah yang mulia sedang murka terhadapku?" ia bertanya dengan masygul.

"Tidak," jawab Rasulullah SAW.

Baca juga: 9 Keberkahan Membaca Selawat Nabi, Salah Satunya Membuka 70 Kunci Rahmat Allah SWT

"Lalu mengapa yang mulia tidak sudi memandangku?"

"Karena aku tidak mengenalimu," kata Rasulullah SAW.

"Bagaimana bisa yang mulia tidak mengenaliku? Padahal, aku adalah salah seorang dari umat Anda yang mulia. Sementara, ulama yang menjadi ahli waris yang mulia meriwayatkan bahwa yang mulia lebih mengenal umat yang mulia sendiri dibanding pengenalan ibu terhadap anaknya."

Read Entire Article
Prestasi | | | |