Kisah Rifan, Anak Guru Ngaji yang Kini Kuliah S3 di Belanda Berkat Beasiswa LPDP

3 hours ago 6

loading...

Ahmad Rif’an Khoirul Lisan. Foto/UGM.

JAKARTA - Berkat beasiswa LPDP , seorang anak guru mengaji Ahmad Rif’an Khoirul Lisan, 32 tahun berhasil kuliah di Amerika hingga Jerman. Berikut ini kisah inspiratifnya.

Rif’an mengenang saat diterima kuliah di fakultas Geografi UGM tahun 2012 silam. Orang pertama yang menentang keputusannya untuk kuliah justru berasal dari ayahnya sendiri.

Alasannya sederhana sekaligus berat, keluarga mereka tidak memiliki cukup biaya, sementara enam adiknya masih kecil membutuhkan perhatian dan penghidupan.

Baca juga: LPDP Buka Beasiswa Doktor by Research 2026, Cek Syarat, Skor TOEFL, dan Jadwal Pendaftaran

Sementara Ayahnya hanya bekerja sebagai guru mengaji panggilan dan ibunya yang bekerja sebagai ibu rumah tangga, merasa tidak mampu untuk menyekolahkan anak-anaknya. Bahkan keduanya selalu meminta anak-anaknya untuk segera bekerja selepas menamatkan sekolah di jenjang menengah atas.

Permintaan sang Ayah justru tidak mengendorkan semangat anak sulungnya untuk mengejar mimpi. Bagi Rif’an, melanjutkan pendidikan bukan sekadar mimpi pribadi. Ia ingin mengubah kondisi keluarganya dan membantu adik-adiknya mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Baca juga: Beasiswa Akselerasi LPDP 2026 Dibuka, Kuliah di Oxford hingga MIT Gratis

Apalagi sejak dari bangku sekolah hingga kuliah ia sudah terbiasa mencari kerja sampingan. Ia mafhum dengan keterbatasan keluarganya, sehingga ia tidak terlalu berharap banyak. Beruntung, Rif’an adalah siswa berprestasi yang banyak menyabet berbagai kejuaraan di tingkat Nasional.

Read Entire Article
Prestasi | | | |