Lahan Pascabencana Dipulihkan, Mentan Amran Pastikan Petani Sumatera Digaji

3 hours ago 8

loading...

Mentan, Andi Amran Sulaiman menegaskan, Pemerintah menerapkan pendekatan padat karya sebagai strategi utama rehabilitasi sektor pertanian pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Pertanian ( Mentan ), Andi Amran Sulaiman menegaskan, Pemerintah menerapkan pendekatan padat karya sebagai strategi utama rehabilitasi sektor pertanian pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Melalui skema ini, petani dan pemilik lahan tetap memperoleh penghasilan selama proses pemulihan lahan berlangsung.

Amran menjelaskan, sawah yang rusak akan diperbaiki langsung oleh pemiliknya, sementara seluruh biaya rehabilitasi ditanggung pemerintah pusat. Bantuan tersebut meliputi benih gratis, pengolahan tanah, hingga perbaikan jaringan irigasi.

“Sawah yang rusak itu diperbaiki sendiri oleh pemiliknya, tetapi biayanya ditanggung oleh pemerintah pusat. Jadi saudara kita punya pendapatan, sementara benih dibantu gratis, pengolahan tanah, perbaikan irigasi semuanya dibantu pusat. Ini perintah langsung Bapak Presiden,” tegasnya, dikutip Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga: Hampir 100.000 Hektare Sawah Rusak Imbas Banjir Sumatera, Dana Rehabilitasi Disiapkan Rp148,53 M

Mentan Amran mengatakan, konsep padat karya memastikan seluruh pemilik sawah terlibat aktif dalam proses rehabilitasi. Mereka bekerja di lahannya sendiri dan mendapatkan penghasilan harian yang cukup untuk kebutuhan keluarga.

Read Entire Article
Prestasi | | | |