Layanan Kereta Api Dihentikan di Mashhad Iran usai Ancaman Israel, IRGC Sebut Perang Bisa Meluas

9 hours ago 12

loading...

Kereta penumpang di dekat Yazd, Iran. Foto/wikimedia

TEHERAN - Media Iran melaporkan gubernur Mashhad telah mengumumkan penghentian segera semua layanan kereta api yang berangkat dari stasiun kereta api pusat kota. Menurut kantor berita Mehr, pembatalan semua kereta api terjadwal adalah tindakan pencegahan yang akan tetap berlaku "sampai pemberitahuan lebih lanjut."

Hal ini terjadi setelah Israel mengeluarkan peringatan kepada warga sipil Iran untuk menghindari jalur kereta api.

Sementara itu, media yang terkait dengan pemerintah Iran melaporkan pernyataan dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), yang menyatakan mereka tidak akan ragu untuk membalas jika AS menyerang fasilitas sipil.

Presiden AS Donald Trump mengatakan akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran dalam beberapa jam jika Iran tidak setuju membuka Selat Hormuz.

“Kami akan melakukan hal yang sama terhadap infrastruktur Amerika dan para mitranya seperti yang akan merampas minyak dan gas kawasan ini dari mereka dan sekutu mereka selama bertahun-tahun,” bunyi pernyataan IRGC tersebut.

“Para pemimpin Amerika tidak memiliki kemampuan menghitung aset-aset penting yang akan berada dalam jangkauan para pejuang kami jika mereka menyerang infrastruktur kami,” tambah IRGC. “Tanggapan kami akan meluas ke luar wilayah jika militer AS melanggar garis merah kami.”

Baca juga: Trump Sebut Warga Iran Binatang, AS Terus Serang Infrastruktur Sipil

(sya)

Read Entire Article
Prestasi | | | |