Menhan Beri 'Keistimewaan' ke Warga Suku Dayak untuk Masuk TNI

5 hours ago 18

loading...

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberi sinyal akan memberi keistimewaan bagi warga Suku Dayak untuk masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI). Foto/Achmad Al Fiqri

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memberi sinyal akan memberi "keistimewaan" bagi warga Suku Dayak untuk masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI). Langkah ini dilakukan setelah Panglima Jilah, pemimpin besar suku Dayak seluruh Kalimantan, mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto agar warga Dayak, khususnya yang bertato bisa mendaftar sebagai calon anggota TNI-Polri.

"Oh ya, suku dayak pedalaman dimintakan peluang untuk bisa masuk TNI, yang pendek-pendek kasih sedikit privilege lah," tutur Sjafrie saat ditemuid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2026).

Baca juga: Temui Prabowo, Panglima Jilah Bela Peladang Adat: Bukan Pemicu Karhutla di Kalbar

Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Maruli Simanjuntak menyampaikan, pihaknya terbuka bagi warga Suku Dayak untuk bergabung ke TNI, meskipun yang memiliki tato. Ia berkata, tato Suku Dayak dapat dikecualikan lantaran merupakan bagian tradisi.

Read Entire Article
Prestasi | | | |