loading...
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku khawatir terhadap eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel dapat memicu kenaikan harga pangan global meski dipastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman.
Adapun kenaikan harga pangan dipicu blokade Selat Hormuz oleh Iran sehingga mengancam jalur perdagangan internasional dan berpotensi besar menyebabkan inflasi di sektor pangan.
"Kami harus pastikan dengan kondisi geopolitik yang tidak menentu. Ini hampir pasti harga bahan-bahan bisa naik. Tapi kita cukup, Indonesia aman," ungkap Amran saat ditemui di Kementan, Selasa (3/3/2026).
Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup, Indonesia Pastikan Ekspor 2.000 Ton Beras ke Arab Saudi Lancar
Amran tidak ingin terjebak dalam pesimisme dunia global atas dampak konflik, termasuk prediksi terhambatnya pasokan penunjang produksi pangan seperti pupuk yang selama ini masih bergantung pada impor. Ia justru menitikberatkan bahwa swasembada pangan yang telah dicapai membuat Indonesia berpeluang menjadi eksportir beberapa komoditas.


















































