Misi Pencari Fakta PBB: AS Kemungkinan Lakukan Kejahatan Perang di Iran

4 hours ago 8

loading...

AS menyerang sekolah di Iran dengan rudal presisi, membunuh banyak pelajar. Foto/anadolu

NEW YORK - Para ahli hak asasi manusia yang ditugaskan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan telah menemukan "dasar yang kuat" untuk meyakini Amerika Serikat berada di balik dua serangan militer terhadap satu sekolah dan fasilitas olahraga di Iran pada bulan Februari. Mereka menegaskan, serangan-serangan tersebut merupakan kejahatan perang.

Serangan-serangan tersebut mencakup serangan pada tanggal 28 Februari terhadap satu sekolah dasar di kota Minab, wilayah selatan.

Panel yang didukung PBB tersebut mengidentifikasi serangan itu sebagai serangan rudal Tomahawk terhadap sekolah yang "dapat dikenali dengan jelas", serta serangan udara terpisah di mana rudal presisi tinggi menyebarkan butiran tungsten ke arah "kompleks olahraga dan kawasan permukiman yang dapat dikenali dengan jelas" di kota Lamerd, wilayah selatan.

"Menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel pada tanggal 28 Februari, misi tersebut menemukan dasar yang kuat untuk meyakini bahwa Amerika Serikat melakukan kejahatan perang berupa peluncuran serangan tanpa pandang bulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa atau cederanya warga sipil, ataupun kerusakan pada objek sipil," demikian pernyataan misi pencari fakta tersebut.

Belakangan ini, kita melihat fenomena yang tidak biasa di mana para pejabat tinggi Iran menanggapi pernyataan pihak Amerika Serikat.

Read Entire Article
Prestasi | | | |