Panjat Tiang Turunkan Bendera Bulan Bintang di Aceh, 2 Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

1 week ago 93

loading...

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas. Foto/Jonathan Simanjuntak

JAKARTA - Dua prajurit TNI mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) operasi militer selain perang atas aksi menurunkan Bendera Bulan Bintang dan mengibarkan kembali Bendera Merah Putih saat peringatan Hari Damai Aceh . Upacara penganugerahan KPLB itu dilaksanakan di Mabes TNI Cilangkap, Kamis (20/8/2026).

Dua prajurit itu berasal dari Kodam Iskandar Muda. Mereka yakni Sersan Dua (Serda) Irfan Farhan dan Prajurit Dua (Prada) Donni Pinto Harahap. Irfan naik menjadi Sersan Satu (Sertu), sedangkan Donni menjadi Prajurit Satu (Pratu).

"Baru saja dilaksanakan upacara penganugerahan pemberian kenaikan pangkat luar biasa yang dilaksanakan oleh Panglima TNI kepada dua prajurit TNI yang menunjukkan prestasi lebih," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas di Mabes TNI Jakarta Timur.

Baca Juga: TNI Tegaskan Kondisi Aceh Kondusif: Aceh Adalah Indonesia

Nas menjelaskan, penghargaan ini diberikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto karena Irfan dan Donni dinilai menunjukkan keberanian memanjat tiang demi mengibarkan Bendera Merah Putih. TNI memandang keduanya telah menjalankan tugas melebihi panggilan tugas pokoknya.

"Penghargaan diberikan berupa kenaikan pangkat luar biasa operasi militer selain perang kepada prajurit yang dinilai melaksanakan tugas melebihi panggilan tugas pokok," tegas Nas.

Menurut Nas, keduanya juga telah menunjukkan nilai-nilai prajurit TNI berdasarkan Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Jajaran pimpinan TNI, kata dia, memberikan penghargaan ini lantaran keduanya telah menunjukkan prestasi yang baik.

Read Entire Article
Prestasi | | | |