loading...
Pasukan Iran tak sabar menunggu para tentara AS datang melakukan invasi darat. Pasukan Iran telah siap untuk membakar para tentara Amerika. Foto/The CSR Journal
TEHERAN - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pasukan Iran sudah tak sabar menunggu tentara Amerika Serikat (AS) datang melakukan invasi darat. Menurutnya, para tentara agresor akan dibakar ketika menginjakkan kakinya di tanah Iran.
"Pasukan Iran menunggu kedatangan pasukan Amerika di darat untuk membakar mereka dan menghukum mitra regional mereka selamanya," katanya.
Baca Juga: Ketika Media Iran Sambut Potensi Invasi Darat AS dengan 'Selamat Datang di Neraka' dan 'Peti Mati'
"Penembakan kami terus berlanjut. Rudal kami sudah siap. Tekad dan keyakinan kami telah meningkat," ujarnya, seperti dikutip dari CBS News, Senin (30/3/2026).
Ketua Parlemen Iran itu juga menggambarkan rencana gencatan senjata 15 poin AS, yang diserahkan Pakistan kepada Iran pekan lalu, sebagai "keinginan Washington".
"Selama Amerika menginginkan Iran menyerah, tanggapan kami jelas: Jauh dari kami untuk menerima penghinaan," kata Ghalibaf.
Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengancam akan menargetkan cabang-cabang fasilitas pendidikan Israel dan Amerika di kawasan tersebut, menyebutnya sebagai "target yang sah" jika AS tidak mengutuk pengeboman universitas-universitas Iran oleh Zionis Israel.


















































