Pemerintah Inggris Minta Warga Muslim Lebih Hemat Air saat Berwudu

1 week ago 75

loading...

Warga Muslim di Inggris diminta menggunakan lebih sedikit air saat melakukan wudu. Foto/facebook

LONDON - Regulator industri air di Inggris telah mengimbau umat Muslim di negara tersebut untuk menggunakan lebih sedikit air saat melakukan wudu. Mereka juga meminta komunitas Asia mengurangi penggunaan air saat mencuci beras.

Imbauan ini merupakan bagian dari proyek program "efisiensi air dalam komunitas keagamaan dan beragam" yang didanai Ofwat, Otoritas Regulasi Layanan Air (Water Services Regulation Authority).

Salah satu inisiatif terbaru proyek ini adalah kemitraan antara South Staffordshire Water, fakultas teologi Universitas Cambridge, dan Masjid Pusat Cambridge—masjid ramah lingkungan pertama di Inggris—serta berbagai organisasi dan perusahaan air lainnya.

Satu uji coba inisiatif ini di Cambridge mendorong umat Muslim setempat untuk hanya menggunakan satu liter air saat melakukan wudu sebelum salat.

Menurut Ofwat, departemen pemerintah non-kementerian, uji coba tersebut menemukan penggunaan botol berukuran satu liter dapat menghemat hingga 55 liter air per orang setiap harinya, mengingat banyak orang menghabiskan hingga 12 liter air mengalir untuk berwudu lima kali sehari.

Diperkirakan uji coba wudu ini berhasil menghemat hingga 5.900 liter air per hari di Cambridge.

Inisiatif tersebut merekomendasikan "penyebarluasan secara masif" panduan ini melalui saluran televisi Islam, namun memperingatkan agar perusahaan air tidak terkesan menyalahkan umat Muslim karena dianggap lebih boros air dibandingkan kelompok lain.

Read Entire Article
Prestasi | | | |