Perkuat Pasokan BBM, Pertamina Patra Niaga Optimalkan Tanker Produksi Dalam Negeri

4 hours ago 9

loading...

PT Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan peran tanker buatan industri maritim nasional. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan peran dua kapal tanker buatan industri maritim nasional, MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan, untuk menjamin kelancaran distribusi energi dari wilayah barat hingga timur Nusantara. Kehadiran armada tipe General Purpose 17.500 LTDW hasil produksi galangan PT PAL Indonesia ini menjadi bukti nyata kemampuan putra daerah dalam membangun infrastruktur logistik energi yang kompetitif.

"MT Pagerungan dan MT Pangkalan Brandan adalah representasi nyata karya anak bangsa yang tidak hanya memperkuat distribusi energi nasional, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun armada tanker modern yang kompetitif untuk kebutuhan domestik maupun internasional," ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V. Dumatubun di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar Hoaks

Sejak mulai beroperasi pada 2015, kedua sister ship ini telah menjadi tulang punggung dalam pengangkutan bahan bakar minyak (BBM). Dengan kapasitas angkut mencapai 25.528 kiloliter atau setara lebih dari 25 juta liter per sekali pelayaran, satu unit kapal ini mampu menggantikan peran ribuan mobil tangki darat, sehingga proses distribusi menjadi jauh lebih efisien di negara kepulauan.

Secara teknis, kapal dengan panjang 157,2 meter dan lebar 27,7 meter ini dirancang fleksibel untuk bersandar di berbagai pelabuhan domestik maupun menempuh jalur pelayaran internasional. Desain strategis tersebut memungkinkan Pertamina Patra Niaga menyesuaikan operasional kapal dengan karakteristik perairan Indonesia yang beragam serta kebutuhan pasar regional.

Dalam pembagian tugasnya, MT Pagerungan difokuskan untuk melayani rute domestik dari terminal utama seperti Balongan, Tuban, dan Tanjung Wangi menuju Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara. Peran ini sangat vital untuk memastikan stok energi di kawasan timur Indonesia tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat di wilayah terpencil.

Read Entire Article
Prestasi | | | |