loading...
UKMTO mengeluarkan peringatan di X. Foto/x
SANAA - Dua kapal komersial dibajak dalam dua insiden terpisah pekan ini. Perompakan ini memunculkan kembali ancaman pembajakan di lepas pantai Tanduk Afrika dan wilayah sekitarnya.
Kawasan ini telah mengalami beberapa serangan terhadap kapal komersial di tengah konflik Timur Tengah saat ini.
Kapal tanker produk minyak MT Sibu 1 berbendera Eritrea dibajak di Teluk Aden, lepas pantai Yaman, pada hari Kamis. Kapal tersebut diawaki oleh 20 orang, termasuk 16 warga India.
Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyatakan pada hari Kamis bahwa kapal itu dinaiki enam pria bersenjata yang kemudian mengarahkannya ke Somalia.
Kapal tanker tersebut sebelumnya telah dijatuhi sanksi oleh AS tahun lalu karena diduga mengangkut produk minyak bumi Iran.
Kapal MV Lutuf berbendera Kamerun, yang mengangkut persenjataan untuk fasilitas pelatihan militer Turki di Mogadishu, dibajak di lepas pantai wilayah Puntland, Somalia, pada hari Senin. Sebanyak enam dari 10 awak kapalnya adalah warga India.
Para pembajak membawa kapal milik Polar Movement Shipping itu menuju pesisir Nugaal di wilayah tersebut, demikian pernyataan seorang pejabat Somalia sebagaimana dikutip dalam laporan berita.


















































