Personel Brimob Polda Aceh Jadi Tentara Bayaran Rusia, Menkum: Otomatis Kewarganegaraan Hilang

2 hours ago 5

loading...

Menkum Supratman Andi Agtas angkat suara terkait bergabungnya satu personel Brimob Polda Aceh Bripda Muhammad Rio menjadi tentara Rusia. Foto/SindoNews

JAKARTA - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas angkat suara terkait bergabungnya satu personel Brimob Polda Aceh Bripda Muhammad Rio menjadi tentara Rusia. Supratman menyebut, bila benar maka status kewarganegaraan Rio otomatis telah hilang.

Hilangnya status kewarganegaraan Rio itu tanpa perlu izin Presiden Prabowo Subianto. "Kalau benar bergabung dan menjadi tentara asing tanpa izin Presiden otomatis kewarganegaraannya hilang, sama seperti Satria Kumbara," ujar Supratman, Sabtu (17/1/2026).

Sekadar informasi, salah satu personel Brimobda Polda Aceh, Bripda Muhammad Rio, dikabarkan telah meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan atau desersi. Ironisnya, Rio diduga bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia dan berperang melawan Ukraina.

Baca juga: 1 Anggota Brimob Polda Aceh Gabung Tentara Rusia Perangi Ukraina

"Rio juga diduga bergabung dengan Angkatan Bersenjata Rusia serta disebut-sebut berada di wilayah Donbass, kawasan yang dikenal sebagai salah satu daerah konflik antara Rusia dan Ukraina," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto, Sabtu (17/1/2026).

Lebih lanjut, Joko mengatakan, Rio memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri hingga disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas kasus menjalin hubungan perselingkuhan hingga menikah siri. Adapun putusan sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob.

Read Entire Article
Prestasi | | | |