Pertama Kali dalam Sejarah Manusia, Dunia Hadapi Penurunan Populasi di Bawah Tingkat Penggantian

1 hour ago 3

loading...

Pejalan kaki memadati pusat perbelanjaan di Istanbul, Turki. Foto/anadolu

WASHINGTON - Tingkat kesuburan global mungkin telah turun di bawah tingkat penggantian (replacement level) untuk pertama kalinya dalam sejarah manusia. Kondisi ini menempatkan populasi dunia pada jalur penurunan dalam kurun waktu sekitar satu generasi.

Peringatan itu diungkap dalam studi baru berjudul Terra Incognita: The Economics of a Shrinking World yang diterbitkan awal bulan ini oleh profesor ekonomi Jesus Fernandez-Villaverde dari University of Pennsylvania dan peneliti Patrick Norrick dari Northwestern University.

Para pakar memperingatkan tingkat kesuburan rendah yang berkepanjangan dapat menyusutkan angkatan kerja, mempercepat penuaan populasi, serta membebani perekonomian dan sistem kesejahteraan.

Para peneliti memperkirakan umat manusia kemungkinan besar sudah berada di bawah tingkat kesuburan penggantian yaitu jumlah rata-rata anak per perempuan yang diperlukan agar setiap generasi dapat menggantikan dirinya sendiri.

Ambang batas global berada di angka sekitar 2,2, sementara studi tersebut mencatat tingkat saat ini tidak lebih tinggi dari 2,19, yang mengindikasikan dunia mungkin baru saja melampaui ambang batas tersebut.

"Pada tahun 2026, umat manusia kemungkinan besar akan berada di bawah tingkat penggantian: jumlah kelahiran lebih sedikit daripada yang dibutuhkan untuk menjaga populasi tetap stabil dalam jangka panjang... hal ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kita sebagai spesies, bahkan selama masa perang atau pandemi," demikian pernyataan para penulis.

Read Entire Article
Prestasi | | | |