loading...
IMF memberikan prediksi suram soal dampak perang Amerika Serikat (AS) bersama Israel melawan Iran terhadap ekonomi dunia. Foto/Dok
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund) atau IMF memperingatkan, perang Amerika Serikat (AS) bersama Israel melawan Iran bakal memberikan efek yang lama terhadap ekonomi dunia . Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva menekankan, gangguan pasokan minyak dan gas bakal meninggalkan bekas yang bertahan lama pada ekonomi dunia.
Perang di Timur Tengah telah menghantam pasokan energi global yang besar yang akan mendorong harga naik lebih lanjut dan membuat ekonomi dunia menghadapi pertumbuhan yang lebih lemah, demikian peringatan IMF. Serangan AS-Israel terhadap Iran dan serangan balasan Iran di berbagai wilayah, termasuk terhadap infrastruktur energi, telah membebani pasar global, mendorong harga minyak naik dan meningkatkan biaya BBM (bahan bakar minyak).
Konflik ini meluas dengan memblokir aliran pasokan dunia melalui Selat Hormuz, sebuah jalur kunci yang mencakup pasokan minyak dan gas global. Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva mengatakan bahwa gejolak ini merupakan 'kejutan pasokan negatif' yang 'besar, global, dan asimetris,' yang mempengaruhi negara-negara secara berbeda tergantung pada ketergantungan mereka pada bahan bakar impor.
Baca Juga: Utang Amerika Bengkak jadi Rp635.572 Triliun, IMF: Ekonomi Global dalam Bahaya
Aliran minyak harian global telah turun sekitar 13% dan pengiriman LNG sekitar 20%, katanya. Ia mengingatkan, bahkan dengan “skenario paling optimistis” bakal ada penurunan terhadap pertumbuhan dunia. “Kalau bukan karena guncangan ini, kami akan melakukan peningkatan,” kata Georgieva.


















































