Purbaya Sebut Belum Diundang soal Utang Whoosh Ditanggung APBN

2 weeks ago 29

loading...

Menkeu Purbaya menyatakan belum dilibatkan dalam perumusan kebijakan pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum dilibatkan dalam perumusan kebijakan pembayaran utang pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh senilai Rp1,2 triliun per tahun, yang bakal memakai anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).Sebelumnya disebutkan jalan keluar permasalahan utang Whoosh masih dalam bentuk diskusi untuk mencari skema pembayaran seperti apa.

"Nanti saya belum dipanggil (pemerintah pusat) untuk masalah itu, seingat saya sih masih 50-50, belum diajak kesana (membayar utang full dari APBN)," kata Purbaya saat ditemui di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengatakan, bahwa pembayaran kewajiban utang proyek kereta cepat Whoosh bakal menggunakan APBN. Baca Juga: Purbaya Ungkap Kabar Terbaru Soal Utang Whoosh: Permintaannya Banyak Banget

"Iya (utang Whoosh pakai APBN)," ujarnya saat agenda di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2).

Kendati begitu, kata Prasetyo, penggunaan APBN untuk membayar utang Whoosh masih dipertimbangkan lebih lanjut untuk hal teknisnya. Sebab saat ini masih dilakukan terus upaya negosiasi dan hal teknis lainnya, termasuk melibatkan pihak Danantara.

Read Entire Article
Prestasi | | | |