loading...
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud. Foto/spa
RIYADH - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, melabeli gerakan bersenjata Houthi di Yaman sebagai "milisi teroris". Dia menuduh kelompok yang bersekutu dengan Iran tersebut berulang kali menargetkan kota suci Mekkah.
Raja Saudi berusia 90 tahun itu menyampaikan pernyataan tersebut dalam rapat kabinet pada hari Selasa (22/9/2026), sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA).
Ini merupakan intervensi yang jarang terjadi dari sang raja terkait isu-isu terkini, mengingat sebagian besar urusan sehari-hari dijalankan oleh putranya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.
Serangan mematikan oleh Houthi bulan ini menjadi salah satu ancaman terbesar bagi keamanan Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut SPA, Raja Salman menyebut dugaan penargetan kota suci oleh Houthi sebagai "kejahatan keji" dan provokasi terhadap sentimen umat Islam di seluruh dunia.


















































