Rakyat Kuba Sudah Marah karena Krisis Energi! Kantor Partai Komunis Dijarah

4 hours ago 8

loading...

Rakyat Kuba sudah marah karena krisis energi. Foto/Fox News

HAVANA - Para pengunjuk rasa di Kuba menjarah gedung Partai Komunis setelah demonstrasi menentang kenaikan harga pangan dan pemadaman listrik yang terus-menerus, dalam sebuah aksi protes publik yang jarang terjadi.

Lima orang ditangkap setelah sekelompok kecil orang merusak kantor di kota Moron di Kuba tengah pada Sabtu malam. Itu diungkapkan Kementerian Dalam Negeri Kuba (Minint).

Melansir BBC, ketidakpuasan di kalangan warga Kuba telah meningkat karena pulau itu dilanda pemadaman listrik bergilir dan kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan, yang diperburuk oleh blokade minyak AS yang berkepanjangan.

Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel mengatakan bahwa, meskipun keluhan dan tuntutan para pengunjuk rasa "sah", "kekerasan dan vandalisme yang mengancam ketenangan warga" tidak akan ditoleransi.

Ia menulis di X bahwa pemadaman listrik yang berkepanjangan telah menyebabkan "kesusahan", dan menyalahkannya pada blokade AS yang menurutnya telah "meningkat secara kejam dalam beberapa bulan terakhir".

Protes tersebut terjadi beberapa jam setelah pemerintah di Havana mengkonfirmasi bahwa pembicaraan dengan AS untuk "mencari solusi melalui dialog" atas perbedaan kedua negara sedang berlangsung.

Díaz-Canel mengatakan dalam siaran nasional pada hari Jumat bahwa tidak ada bahan bakar yang masuk ke negara itu selama tiga bulan sebagai akibat dari blokade minyak AS.

Presiden AS Donald Trump tidak merahasiakan keinginannya untuk perubahan kepemimpinan di Kuba. Ia mengatakan pada hari Senin bahwa Kuba berada dalam "masalah besar" saat ia mengancam "pengambilalihan secara damai".

Read Entire Article
Prestasi | | | |