Ratusan Anak Muda Dialog Langsung dengan Anggota DPRD Jakarta, Soroti Pelayanan Dasar Pemprov DKI

8 hours ago 8

loading...

Ratusan anak muda Jakarta berdialog langsung dengan empat Anggota DPRD jakarta dalam acara Touchbase amé DPRD: Rempug Longok Dapur Kebijakan Kité di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026) malam. FOTO/IST

JAKARTA - Lebih dari 100 anak muda berdialog langsung dengan empat Anggota DPRD Jakarta di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (28/20/2026) malam. Mereka berdiskusi terkait pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, tata ruang, dan transportasi publik yang menjadi perhatian utama warga muda Jakarta.

Dialog yang digelar Bijak Memantau melalui acara 'Touchbase amé DPRD: Rempug Longok Dapur Kebijakan Kité' ini sengaja mempertemukan warga kelas menengah urban dengan anggota DPRD Jakarta untuk membahas kelayakan hidup sekaligus membuka ruang dialog mengenai peran DPRD dalam meningkatkannya. Hadir dalam kegiatan ini empat Anggota Komisi C DPRD Jakarta, yakni Ghozi Zulazmi dari Fraksi PKS, Elva Farhi Qolbina dari Fraksi PSI, Farah Savira dari Fraksi Partai Golkar, dan Uwais El Qoroni dari Fraksi PKB.

Perwakilan Sekretariat Bijak, Efraim Leonard mengatakan, saat ini Jakarta menghadapi kesenjangan partisipasi dalam kebijakan publik. Berdasarkan data Praksis (2025), sebanyak 38 persen populasi Jakarta merupakan orang muda dan 65 persen di antaranya menyatakan peduli pada isu politik. Namun, mayoritas masih merasa jauh dari proses penyusunan kebijakan publik.

Menurutnya, banyak orang muda urban Jakarta belum sepenuhnya mengenal peran DPRD, padahal keputusan dan pengawasan di level ini sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari kualitas jalan, transportasi publik, sampai pelayanan dasar lainnya. Padahal, DPRD memiliki kewenangan strategis dalam membahas dan menyetujui alokasi anggaran serta membentuk peraturan daerah yang menentukan arah pembangunan.

"Touchbase kami desain di tingkat DPRD karena di sinilah aspirasi warga sebenarnya bisa langsung diterjemahkan menjadi pengawasan kebijakan dan anggaran. Kami ingin mengingatkan bahwa warga punya perwakilan di daerah pemilihannya yang memang bertugas memastikan kebijakan berjalan dengan baik dan membuka ruang dialog dengan masyarakat," kata Efraim.

Read Entire Article
Prestasi | | | |