loading...
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani melaporkan, realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau 101,3% dari target. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani melaporkan, realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau 101,3% dari target Rp1.905,6 triliun. Capaian tersebut tumbuh 12,7% secara tahunan (year on year/YoY) dan menunjukkan kinerja investasi nasional yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi global.
"Target investasi realisasi investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 triliun, Alhamdulillah tercapai dan melebihi sedikit. Sepanjang tahun 2025 total investasi Rp1.931,2," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga: 70% Modal Asing, Proyek Hilirisasi Sepanjang 2025 Tarik Investasi Rp581 Triliun
Dari sisi dampak terhadap ketenagakerjaan, investasi sepanjang 2025 mampu menyerap 2.710.532 tenaga kerja Indonesia, meningkat 10,4% (YoY). Penyerapan tenaga kerja ini berasal dari berbagai sektor, khususnya industri pengolahan, transportasi, pertambangan, hingga kawasan industri dan perkantoran.
Secara wilayah, investasi mulai semakin merata. Realisasi investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp991,2 triliun atau 51,3%, dengan pertumbuhan 10,7% (YoY). Sementara itu, Pulau Jawa menyumbang Rp940,0 triliun atau 48,7% dengan pertumbuhan lebih tinggi, yakni 14,8% (YoY).















































