loading...
Naoya Inoue akhirnya mencapai puncak kariernya. Kemenangan atas Junto Nakatani di Tokyo Dome, 2 Mei 2026, mengantarkannya menjadi petinju nomor satu dunia lintas divisi (pound-for-pound).
Status tersebut dikukuhkan oleh sejumlah lembaga ternama seperti The Ring, Transnational Boxing Rankings Board, dan BoxRec. Inoue menggusur Oleksandr Usyk yang sebelumnya lama memegang posisi teratas.
Pertarungan melawan Nakatani berlangsung sengit dan penuh taktik. Inoue sempat memulai dengan hati-hati sebelum menemukan ritme dengan menyerang ke arah tubuh lawan yang lebih tinggi dan bertangan kidal.
Nakatani memberikan perlawanan serius, terutama di ronde delapan hingga sepuluh lewat kombinasi pukulan keras. Bahkan, ia sempat menekan Inoue ke tali ring.
Namun, momentum berubah drastis setelah benturan kepala di ronde ke-10 menyebabkan luka di area mata Nakatani. Inoue memanfaatkan situasi tersebut dengan meningkatkan tekanan di ronde-ronde akhir.
Serangan tangan kanan di ronde ke-11 menjadi penentu. Dewan juri akhirnya memberikan kemenangan mutlak untuk Inoue dengan skor 116-112, 116-112, dan 115-113.
Kemenangan ini memperpanjang rekor sempurna Inoue menjadi 33-0, dengan 28 di antaranya diraih dalam pertarungan perebutan gelar dunia. Ia juga menegaskan statusnya sebagai raja kelas super bantamweight.


















































