Rupiah Ambruk ke Rp17.424 per Dolar AS, Sentimen Pertumbuhan Ekonomi Belum Terasa

2 hours ago 7

loading...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Selasa (5/5/2026), turun 30 poin atau sekitar 0,17%. Foto/Aldhi Chandra Setiawan

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada akhir perdagangan, Selasa (5/5/2026), turun 30 poin atau sekitar 0,17%ke level Rp17.424 per dolar AS.

Pengamat pasar uang , Ibrahim Assuaibi mengatakan, bahwa sentimen datang dari eksternal yakni pasar tetap rapuh setelah pertukaran militer yang kembali terjadi pada hari Senin, ketika pasukan AS dan Iran melancarkan serangan baru di Teluk karena kedua pihak berupaya untuk menegaskan kendali atas jalur air strategis tersebut.

“Kenaikan ketegangan tersebut secara efektif menghancurkan gencatan senjata yang rapuh dan meningkatkan kekhawatiran akan gangguan pasokan yang berkepanjangan,” tulis Ibrahim dalam risetnya.

Baca Juga: Rupiah Jeblok Tembus Lebih Rp17.400 per Dolar AS, Bos BI Cuma Senyum

Militer AS mengatakan telah menghancurkan enam kapal serang kecil Iran selama pertempuran di selat tersebut. Ketegangan meningkat lebih lanjut setelah serangan Iran menargetkan infrastruktur di Uni Emirat Arab, termasuk terminal minyak di pelabuhan Fujairah.

Para pedagang mempertimbangkan inisiatif yang baru diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump, "Proyek Kebebasan," yang bertujuan untuk membantu kapal-kapal yang terdampar di Teluk. Operasi ini berupaya untuk memandu kapal-kapal komersial melalui rute yang lebih aman dan memulihkan sebagian arus melalui Selat Hormuz.

Read Entire Article
Prestasi | | | |