loading...
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (26/1/2026), naik 38 poin atau sekitar 0,23% ke level Rp16.782 per dolar AS. Foto/Dok
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (26/1/2026), naik 38 poin atau sekitar 0,23% ke level Rp16.782 per dolar AS. Perbaikan mata uang Garuda juga terlihat pada data JISDOR BI, dimana kurs rupiah hari ini bertengger di posisi Rp16.779/USD, atau lebih baik dari sesi sebelumnya Rp16.838/USD.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah ini salah satunya didorong sentimen eksternal yaitu meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan sekutu NATO terkait Greenland, yang telah mengguncang pasar global.
“Retorika Trump tentang kepentingan strategis AS di wilayah Arktik telah memperketat hubungan transatlantik, memicu kekhawatiran tentang dampak diplomatik dan ekonomi yang lebih luas,” tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: Tensi Geopolitik Memanas, Dolar AS Kembali Jadi Primadona
Memperparah ketegangan geopolitik tersebut, Trump meningkatkan gesekan perdagangan dengan Kanada akhir pekan ini, berjanji untuk mengenakan tarif 100% pada barang-barang Kanada jika Ottawa melanjutkan kesepakatan perdagangan dengan China.


















































