Tantangan Kian Meningkat, Pertarungan Sengit, Saat Risiko Dipertaruhkan di MasterChef Indonesia Season 13!

18 hours ago 11

loading...

Tantangan di MasterChef Indonesia Episode 8 semakin menegaskan bahwa dapur ini bukan hanya soal rasa, tetapi tentang strategi, mental, dan keberanian mengambil keputusan. Foto/MNC Media.

JAKARTA - Tantangan di MasterChef Indonesia Episode 8 semakin menegaskan bahwa dapur ini bukan hanya soal rasa, tetapi tentang strategi, mental, dan keberanian mengambil keputusan. Seperti yang ditegaskan oleh Chef Norman, “Di MasterChef, ini bukan sekadar memasak, ini adalah kompetisi.” Kalimat tersebut menjadi penanda bahwa setiap langkah para kontestan akan menentukan nasib mereka di galeri.

Di episode kali ini, para peserta diuji untuk membaca situasi kapan harus bertindak cepat, kapan harus tetap tenang, dan kapan berani mengambil risiko besar. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, sementara keputusan berani bisa menjadi pembeda.

Baca juga: Uji Kekompakan di Offsite Challenge BASARNAS, MasterChef Indonesia Season 13 Episode 7 Penuh Tantangan!

Tekanan di dapur MasterChef Indonesia Episode 8 semakin terasa ketika waktu, strategi, dan kerja sama diuji secara bersamaan. Setiap kontestan dituntut untuk tidak hanya fokus pada rasa, tetapi juga ketepatan teknik dan manajemen waktu.

Tantangan utama menghadirkan konsep yang tak biasa. Para kontestan dibagi ke dalam group berisi tiga orang, namun dengan tekanan tambahan yang mana setiap orang harus menyiapkan masakan yang berbeda, dan bukan hanya satu, melainkan dua hidangan per orang. Yang membuat suasana semakin menegangkan, penilaian masih menjadi misteri.

Lalu apakah akan dinilai secara personal atau per group? Jawabannya baru akan diumumkan di akhir waktu memasak, membuat para peserta harus berpikir ekstra matang sepanjang tantangan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |