Timur Tengah Memanas, Nurul Arifin Desak Pemerintah Siapkan Evakuasi dan Skenario Darurat untuk WNI

2 hours ago 3

loading...

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin meminta pemerintah bergerak cepat dan terukur dalam memastikan perlindungan WNI. Foto/Tangkapan layar IG @na_nurularifin

JAKARTA - Eskalasi perang di Timur Tengah pascaserangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran yang dibalas dengan rentetan rudal dan drone ke sejumlah titik di kawasan Teluk memicu kekhawatiran atas keselamatan Warga Negara Indonesia ( WNI ). Penutupan ruang udara di beberapa negara serta meningkatnya status siaga keamanan membuat situasi di kawasan tersebut semakin dinamis.

Data Kementerian Luar Negeri ( Kemlu ) RI menunjukkan, hingga 28 Februari 2026 terdapat 519.042 WNI yang berada di sejumlah negara kawasan Timur Tengah. Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi dan memastikan seluruh perwakilan RI dalam kondisi siaga.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Nurul Arifin meminta pemerintah bergerak cepat dan terukur dalam memastikan perlindungan WNI. Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat I itu menegaskan, negara tidak boleh menunggu hingga situasi memburuk sebelum mengambil langkah konkret.

Baca Juga: 519.042 WNI Berada di Timur Tengah, Kemlu: Perlindungan Prioritas Utama

"Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri dan seluruh KBRI harus memastikan data WNI benar-benar akurat dan diperbarui secara berkala. Pendataan ini menjadi kunci dalam setiap pengambilan keputusan, termasuk jika sewaktu-waktu diperlukan langkah evakuasi,” ujar Nurul di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |