loading...
Presiden AS Donald Trump puji operasi pasukan Delta saat menangkap Nicolas Maduro sebagai operasi brilian. Foto/X/@TommyShelby_30
CARACAS - AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk diadili di AS. Itu diungkapkan Senator Utah Mike Lee berdasarkan informasi dari Menteri Luar Negeri Marco Rubio.
“Dia memberi tahu saya bahwa Nicolás Maduro telah ditangkap oleh personel AS untuk diadili atas tuduhan kriminal di Amerika Serikat, dan bahwa tindakan militer yang kita lihat malam ini dilakukan untuk melindungi dan membela mereka yang menjalankan surat perintah penangkapan,” tulis Senator Utah Mike Lee di X pada Sabtu pagi, dilansir CBS.
“Tindakan ini kemungkinan termasuk dalam wewenang inheren presiden berdasarkan Pasal II Konstitusi untuk melindungi personel AS dari serangan aktual atau yang akan segera terjadi,” tambah Lee.
Sebelumnya pada Sabtu pagi, Lee telah menyampaikan kekhawatiran tentang serangan tersebut, menulis di X: “Saya berharap untuk mengetahui apa, jika ada, yang secara konstitusional dapat membenarkan tindakan ini tanpa adanya deklarasi perang atau otorisasi untuk penggunaan kekuatan militer.”
Sebelumnya, Presiden Donald Trump mengumumkan pada Sabtu pagi bahwa AS telah melakukan "serangan skala besar terhadap Venezuela" dan bahwa Presiden Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan diungsikan dari negara itu.
“Amerika Serikat telah berhasil melakukan serangan skala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang telah ditangkap bersama istrinya dan diterbangkan keluar dari negara itu,” tulisnya di Truth Social.
Menurut The New York Times, Trump menolak menjawab pertanyaan tentang apakah dia telah meminta otorisasi kongres untuk serangan itu, dengan mengatakan dia akan membahasnya pada konferensi persnya yang akan datang.














































