loading...
Viktor Orban tumbang, PM Benjamin Netanyahu dan Donald Trump kehilangan sekutu dekat di Eropa. Foto/X/@restitutorII
LONDON - Hongaria memasuki fase politik baru setelah Perdana Menteri Viktor Orban, sekutu dekat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump, kehilangan kekuasaan.
Mengakhiri masa pemerintahannya selama 16 tahun, partai Fidesz yang berkuasa pimpinan Orban tertinggal dari partai oposisi Tisza yang dipimpin oleh Peter Magyar dalam pemilihan yang berlangsung ketat, yang hasilnya diumumkan pada hari Minggu.
Orban telah membina salah satu hubungan terdekat dengan rezim Israel di antara anggota Uni Eropa.
Ia menggambarkan Tel Aviv sebagai mitra strategis dan "ideologis", dengan hubungannya dengan Netanyahu memainkan peran sentral dalam membentuk kebijakan luar negeri Hongaria.
Selama masa jabatannya, Hongaria berulang kali menggunakan hak vetonya di Uni Eropa untuk memblokir pernyataan dan sanksi yang menargetkan kekejaman rezim tersebut, sehingga memberikan perlindungan diplomatik kepada Tel Aviv.
Para pejabat Israel kini menyatakan keprihatinan atas potensi perubahan kebijakan.

















































