Xi Jinping: Miliki Ikatan Darah, Penyatuan China dengan Taiwan Tak Dapat Dihentikan!

2 hours ago 6

loading...

Presiden Xi Jinping, dalam pidato Malam Tahun Baru, menyatakan penyatuan China dengan Taiwan tak dapat dihentikan. Foto/YouTube/ShanghaiEye

BEIJING - Presiden China Xi Jinping, yang telah berulang kali menyatakan bahwa reunifikasi dengan Taiwan adalah tak terhindarkan, mengulangi gagasan tersebut dalam pidatonya kepada rakyatnya pada Malam Tahun Baru. Dia menggembar-gemborkan "ikatan darah dan kekerabatan" yang tak terputus.

Taiwan telah diperintah oleh pasukan nasionalis China dengan nama resmi Republik China (ROC) sejak mundurnya mereka setelah kekalahan dalam perang saudara melawan pasukan komunis pada tahun 1949.

Namun, Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatan China, di bawah kebijakan "Satu-China" yang dianut oleh sebagian besar komunitas internasional.

Baca Juga: Kepung Taiwan, China Memulai Latihan Tembak Langsung Hari Kedua

“Kita, warga China di kedua sisi Selat Taiwan, memiliki ikatan darah dan kekerabatan. Penyatuan kembali tanah air kita, sebuah tren zaman, tidak dapat dihentikan!” kata Xi pada Rabu malam, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis (1/1/2026).

Pemimpin rezim Komunis China itu juga menyatakan, "Beijing akan mendukung Hong Kong dan Makau dalam integrasi yang lebih baik ke dalam pembangunan keseluruhan negara kita dan menjaga kemakmuran dan stabilitas jangka panjang.”

Beijing telah berulang kali menekankan preferensi untuk penyatuan kembali secara damai, tetapi tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan jika “pasukan separatis” Taiwan dan pendukung Barat-nya menginginkan kemerdekaan formal.

Read Entire Article
Prestasi | | | |