AS Hanya Ingin Mengadu Domba Negara-negara Muslim, Ini 4 Tujuannya

3 hours ago 11

loading...

TEHERAN - Presiden Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran tidak memiliki masalah dengan negara-negara tetangganya yang Muslim, melainkan Amerika-lah yang menginginkan negara-negara yang bersahabat dan bersaudara ini menjadi musuh.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di sela-sela KTT BRICS di India pada hari Sabtu, Pezeshkian menegaskan bahwa "gejolak yang membakar kawasan ini disebabkan oleh pendekatan hegemonik Amerika dan Eropa serta kejahatan yang dilakukan oleh Israel," seraya menambahkan bahwa mereka tidak menginginkan adanya negara-negara merdeka di kawasan tersebut.

Pezeshkian menggarisbawahi pentingnya hubungan yang lebih kuat dengan negara-negara tetangga dan negara-negara Muslim, serta menyatakan bahwa Teheran akan terus memperluas hubungan tersebut secara logis dan kokoh.

Mengingat kembali perang agresi AS-Israel terhadap Iran baru-baru ini, ia berkata, "Mereka menyerang negara kami tanpa alasan apa pun; mereka menyebabkan gugurnya Pemimpin, anak-anak, komandan, dan ilmuwan kami."

Ia juga menyoroti serangan yang dilancarkan dari negara-negara tetangga, seraya mencatat bahwa Iran "tidak punya pilihan selain membela negara" dan menyerang pangkalan militer yang digunakan dalam serangan-serangan tersebut.

Pezeshkian menegaskan kembali komitmen Teheran terhadap perdamaian dengan menyatakan, "Kami tidak menginginkan perang ataupun kelanjutan perang."

Read Entire Article
Prestasi | | | |