loading...
War on Terror tercatat sebagai perang termahal dalam sejarah AS, yakni biayanya Rp136.000 triliun atau setara 40 kali APBN Indonesia. Foto/Wikimedia Commons
JAKARTA - Keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam berbagai konflik global selalu diiringi dengan biaya fantastis. Dari Perang Dunia II hingga perang modern di Timur Tengah, anggaran yang digelontorkan tidak hanya menguras kas negara, tetapi juga meninggalkan beban jangka panjang.
Terbaru, perang bersama Israel melawan Iran, yang dimulai 28 Februari 2026, disebut-sebut berpotensi masuk dalam jajaran perang termahal dalam sejarah AS.
Baca Juga: Iran Merespons Langkah Trump Blokade Selat Hormuz: 'AS Akan Terperangkap dalam Pusaran Maut!'
Daftar Perang Termahal dalam Sejarah AS
1. War on Terror
•Biaya: Lebih dari USD8 triliun (Rp136.000 triliun)
Angka ini setara dengan 40 kali APBN Indonesia, di mana APBN Indonesia sekitar Rp3.000 triliun hingga Rp3.500 triliun per tahun).
Kampanye global "War on Terror" menjadi konflik paling mahal sepanjang sejarah AS. Dimulai pasca-serangan 11 September 2001 atau serangan 9/11, operasi ini meluas ke berbagai negara.
•Cakupun Biaya Perang:
-Operasi militer lintas negara
-Keamanan dalam negeri
-Perawatan veteran dan bunga utang
2. Perang Afghanistan
•Biaya: USD2,3 triliun (Rp39.100 triliun)
Angka ini setara dengan 10 hingga 12 kali APB Indonesia.
Perang Afghanistan berlangsung selama dua dekade dan menjadi perang terpanjang AS.
Target utama adalah Taliban dan jaringan al-Qaeda yang didirikan Osama bin Laden. Ironisnya, hasil perang ini pada akhirnya dinilai tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan Amerika.

















































