Denny Indrayana Respons Budi Arie soal Pergantian Rezim Sebelum 2029: Dia Ngomong di Samping Jokowi

7 hours ago 8

loading...

Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana buka suara mengenai pernyataan Ketum Relawan Projo Budi Arie Setiadi yang menyampaikan kemungkinan pergantian rezim sebelum 2029. Dia mengucapkan hal tersebut di samping Jokowi. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Denny Indrayana buka suara mengenai pernyataan Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi yang menyampaikan kemungkinan pergantian rezim sebelum 2029. Dalam video yang viral di media sosial, Budi Arie mengucapkan hal tersebut di samping Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Terdapat tiga hal yang bisa menjatuhkan sebuah rezim pemerintah. Pertama karena krisis ekonomi, kemudian skandal publik, dan terakhir skandal pribadi.

Baca juga: Relawan Prabowo Kecam Budi Arie soal Pernyataan "Insting Saya Lebih Cepat dari 2029"

"Skandal pribadi yang tidak diselesaikan dengan baik itu akan memunculkan gosip, akan memunculkan spekulasi, dan spekulasi yang liar itu akan menggerus legitimasi. Jadi legitimasi yang tergerus itu konsekuensi lainnya apa? Kehilangan kursi. Nah, itu tiga hal yang kemudian menyebabkan rezim jatuh," ujar Denny di Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

Sementara yang membuat Presiden atau Wakil Presiden jatuh dari kursi kekuasaan, hal tersebut telah diatur jelas dalam Pasal 7A UUD 1945. Aturan ini menitikberatkan pada pelanggaran pemimpin negara dan tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan Wakil presiden.

Read Entire Article
Prestasi | | | |