loading...
Selat Hormuz menjadi kekuatan Iran dalam negosiasi dengan AS. Foto/anadolu
WASHINGTON - Mantan diplomat Iran, Abbas Khameyar, mengatakan Amerika Serikat telah gagal dalam "ujian perang ekonomi dan militer" melawan Iran. Dia menegaskan Teheran tidak akan tunduk pada syarat ataupun ambisi Amerika.
Khameyar mengatakan kepada Al Jazeera bahwa, “Selat Hormuz berfungsi sebagai kartu penangkal yang berhasil mengubah arah agresi dan menetapkan kembali aturan main."
Washington telah melanggar komitmen sebelumnya, ujarnya, seraya menambahkan kewajiban hanya dapat dipenuhi melalui negosiasi serius yang dilakukan dengan iktikad baik.
Menurut mantan diplomat tersebut, AS pada akhirnya "terperangkap dalam jebakan Selat Hormuz" dalam perjalanan konflik tersebut.
Sementara itu, Senator AS Richard Blumenthal menuntut penjelasan dari para pejabat tinggi pertahanan AS terkait kondisi kehidupan yang buruk di atas kapal USS Abraham Lincoln setelah penugasan selama 250 hari di laut.




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9339864/original/075800400_1788431827-IMG_4442.jpeg)





























