Fermentasi Cuka Salak, Inovasi Baru Angkat Potensi Petani Salak di Bojonegoro

2 weeks ago 32

loading...

Tim pengabdian masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat inovasi baru dari hasil panen menjadi produk bernilai tambah, khususnya cuka salak. Foto: Istimewa

BOJONEGORO - Tim pengabdian masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat inovasi baru dari hasil panen menjadi produk bernilai tambah, khususnya cuka salak. Tim melakukan pemberdayaan petani salak di Desa Wedi, Kabupaten Bojonegoro pada Juli hingga Agustus 2026.

Kegiatan ini terlaksana melalui program hibah pengabdian kepada masyarakat dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) 2026. Tim diketuai Viera Nu'riza Pratiwi berkolaborasi dengan tim dari Program Studi S1 Gizi dan Program Studi S1 Manajemen.

Mitra kegiatan ini adalah petani salak yang turut melibatkan istri petani sebagai penggerak UMKM. Sebelum kegiatan utama, tim melakukan analisis situasi melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama perwakilan petani dan penggerak UMKM untuk mengidentifikasi potensi, kebutuhan, dan kendala dalam pengelolaan hasil panen salak.

Baca juga: Imparsial Ungkap Mengapa Kasus Kematian Sutrimo Ramai di Publik

Read Entire Article
Prestasi | | | |