Kemenkes Targetkan Seluruh RSUD dan Puskesmas Terdampak Gempa NTT Beroperasi 12 Minggu ke Depan

2 weeks ago 71

loading...

Kemenkes menargetkan seluruh RSUD dan Puskesmas terdampak gempa bumi dapat beroperasi satu hingga dua minggu ke depan. Foto/SindoNews

NTT - Kementerian Kesehatan ( Kemenkes ) menargetkan seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang terdampak gempa bumi Magnitudo 7,7 di Mbay - Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), dapat kembali beroperasi penuh melayani warga dalam kurun waktu satu hingga dua minggu ke depan.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin menjelaskan bahwa target pemulihan RSUD ditetapkan paling lambat satu minggu untuk mengaktifkan kembali layanan dasar medis penanganan luka trauma, kesehatan ibu dan anak, serta fasilitas cuci darah (hemodialisa).

“Target paling lama satu Minggu, seluruh RSUD harus bisa melakukan operasional dasar. Fokus ke layanan Operasi Trauma, Ibu & Anak, Hemodialisa,” kata Agus dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Baca juga: Update Korban Gempa Bumi di NTT: 51 Orang Meninggal, 64 Luka-Luka

Sementara itu, untuk Puskesmas ditargetkan bisa kembali beroperasi dalam kurun waktu dua Minggu guna melayani ibu hamil, persalinan dan imunisasi. “Diharapkan dalam 2 minggu seluruh Puskesmas yang rusak sudah beroperasi minimal kembali, fokus ke layanan ibu hamil, melahirkan dan imunisasi,” ucap dia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |