Kenalkan Petani Ngawi di Sidang MPR, Prabowo Ungkap Dampak Pupuk Murah bagi Usaha Tani

2 weeks ago 94

loading...

Presiden Prabowo Ketua Kelompok Tani Sri Makmur, Joko Purnomo, dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti dampak kebijakan penurunan harga pupuk terhadap produktivitas petani dengan menghadirkan Ketua Kelompok Tani Sri Makmur, Joko Purnomo, dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Joko yang berasal dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, disebut mampu meningkatkan frekuensi panen hingga tiga kali dalam setahun dengan produktivitas mencapai 9 ton padi per hektare.

"Ketua kelompok tani dari Desa Purwosari, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Sudah 20 tahun bertani," kata Prabowo saat memperkenalkan Joko dalam pidatonya.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Ketahanan Pangan Indonesia Aman di Tengah Ancaman El Nino

Prabowo mengatakan peningkatan produktivitas Joko dan petani lainnya didukung penerapan teknologi serta ketersediaan pupuk yang disediakan pemerintah. Menurut dia, penurunan harga pupuk sebesar 20% turut membantu menekan biaya produksi sehingga petani dapat mengoptimalkan kegiatan usaha taninya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memanggil Joko untuk berdiri di hadapan peserta sidang. Joko kemudian memberikan hormat kepada Presiden dan para tamu undangan, sebelum mendapat tepuk tangan dari peserta sidang.

Prabowo menyebut petani sebagai salah satu kelompok yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ia bahkan menyebut petani sebagai “pahlawan bangsa” karena menjadi produsen pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Read Entire Article
Prestasi | | | |