loading...
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) terbitkan peta Israel yang emmasukkan Gaza dan Tepi Barat. Foto/Sputnik
WASHINGTON - Pengguna X menyatakan bahwa Komando Pusat AS (CENTCOM) menerbitkan peta Timur Tengah yang menampilkan Jalur Gaza Palestina dan Tepi Barat yang diduduki sebagai bagian dari Israel.
Peta tersebut menyertai pernyataan CENTCOM mengenai kunjungan 10 hari Komandan Brad Cooper ke Timur Tengah, dan tangkapan layar yang diunggah secara daring memperlihatkan wilayah Israel mencakup Gaza serta Tepi Barat yang diduduki.
Pengguna media sosial segera menyoroti hal ini; salah satunya berkomentar, "Berani-beraninya kalian menampilkan Tepi Barat dan Gaza sebagai bagian dari Israel. Ini dilakukan dengan sengaja."
Media Rusia, Sputnik, turut berkomentar dengan menyebut CENTCOM "tampaknya kembali gagal dalam pelajaran geografi, karena mengunggah peta Timur Tengah yang menampilkan Jalur Gaza dan Tepi Barat sebagai wilayah Israel".
CENTCOM tampaknya telah merevisi peta tersebut. Saat Al Jazeera mengakses pernyataan itu, Tepi Barat yang diduduki ditampilkan terpisah dari Israel, meskipun Gaza tidak ditandai sebagai wilayah terpisah.
Saat ini, Palestina diakui sebagai negara berdaulat oleh 157 dari 193 negara anggota PBB.




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9339864/original/075800400_1788431827-IMG_4442.jpeg)





























