Polutan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera Masih Terjang Malaysia hingga Singapura

1 day ago 33

loading...

Polutan karhutla yang terjadi di Kalimantan dan Sumatera bakal menerjang wilayah timur Indonesia. Bahkan, sebaran arah utara dan barat laut memicu kabut asap lintas batas hingga Singapura, Malaysia, dan Brunei. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA - Sebaran polutan imbas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera bakal menerjang wilayah timur Indonesia. Bahkan, sebaran arah utara dan barat laut memicu kabut asap lintas batas hingga ke Singapura, Malaysia, dan Brunei.

"Ini prediksi sebaran polutan yang kami peroleh dari BMKG hari ini, 8 September 2026. Kita lihat titik pekat masih berada di Kalimantan yang luas di Kalimantan Barat maupun Kalimantan Selatan dan Tengah. Selain di Kalimantan ada juga di Jambi dengan Sumatera Selatan dan di Papua bagian arah di Merauke," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Baca juga: Ketua Komisi VIII DPR Minta Warga Malaysia-Singapura Tak Protes Karhutla: Dia Buka Sawit Juga di Sini

Sebaran polutan imbas Karhutla yang terjadi di sejumlah titik pada Selasa (8/9/2026) juga diperkirakan mengalami hal serupa pada Rabu, 9 September 2026 atau besok. Intensitas dan luasan polusi PM2.5 dari karhutla di Sumatera dan Kalimantan menunjukkan peningkatan bersamaan dengan terdeteksinya polutan di wilayah timur Indonesia, khususnya di Merauke, Papua.

Sebaran polutan ke arah utara dan barat laut memicu kabut asap lintas batas yang menyelimuti wilayah Singapura, Semenanjung Malaysia, Sarawak, Sabah, dan Brunei Darussalam. Maka itu, BNPB meminta masyarakat tetap memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, khususnya di titik-titik wilayah yang mengalami sebaran polutan.

Read Entire Article
Prestasi | | | |