Pulang ke Tanah Air, Relawan WNI Ceritakan Brutalnya Penyiksaan Tentara Israel

5 hours ago 11

loading...

Aktivis kemanusiaan, Herman Budianto yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menceritakan saat ditangkap tentara Israel hingga mengalami penganiayaan brutal. Foto/Yuwantoro Winduajie

JAKARTA - Misi kemanusiaan yang bertujuan mengirimkan bantuan ke Gaza, Palestina justru berujung pada penangkapan dan penyiksaan oleh tentara Israel. Hal itu dialami sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.

Mereka sebelumnya berlayar membawa bantuan menuju Gaza sebelum akhirnya ditangkap militer Israel saat masih berada di tengah laut. Salah satu aktivis kemanusiaan, Herman Budianto, mengaku bersyukur bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.

Baca juga: Mengharukan! Bocah 9 Tahun Bawa Poster untuk Ayah yang Pulang usai Ditawan Israel

Namun, dia menyebut selama penahanan, para peserta misi kemanusiaan mengalami tindakan penyiksaan yang brutal.

“Kami menyampaikan bahwa memang penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh IDF itu nyata, sangat keji, sangat brutal. Dari mulai proses penculikan sampai dengan proses yang panjang sekitar empat hari melakukan penyiksaan-penyiksaan tadi,” kata Herman di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).

Read Entire Article
Prestasi | | | |