loading...
Menkeu Purbaya merespons rencana pemerintah yang akan memfasilitasi pembukaan rekening bank secara otomatis melalui BRI dan Bank Syariah Indonesia atau Bank BSI. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons rencana pemerintah yang akan memfasilitasi pembukaan rekening bank secara otomatis melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS). Langkah ini disiapkan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial ( bansos ) dan program pemerintah lainnya berjalan cepat serta tepat sasaran.
Purbaya mengonfirmasi bahwa inisiatif tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto guna memperluas inklusi keuangan serta menertibkan mekanisme penyaluran dana bantuan kepada masyarakat.
"Oh itu sepertinya agar bantuan itu betul-betul cepat dan tepat sasaran. Bansos dan lain-lain. Itu rencana Pak Presiden seperti itu," ujar Purbaya di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga: Mensos Jamin Perubahan Desil Tak Otomatis Coret Bansos
Purbaya menjelaskan, sistem pendataan tersebut akan memadukan data kependudukan dari Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Bank Indonesia (BI), hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Target utamanya kata Purbaya, adalah seluruh masyarakat Indonesia yang telah memenuhi kriteria usia dan belum terjangkau akses perbankan.
"Kelihatannya akan pakai gabungan data Dukcapil maupun data di BI, LPS juga. Nanti akan dicek setiap orang yang umurnya di atas 18 tahun akan dibukakan rekening, yang belum punya rekening," jelas Purbaya.



















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9315177/original/070000500_1785829848-Q6UcTB0yLT9Hkof84zduVp6NboeZVAJrL2tGstqx.jpg)






























