Buntut Ledakan di SMAN 72, Aturan Pencegahan Kekerasan di Sekolah akan Diperkuat

2 months ago 36

loading...

Mendikdasmen Abdul Muti mengunjungi para korban ledakan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (9/11/2025). Foto/BKHM.

JAKARTA - Kemendikdasmen akan memperkuat peraturan mengenai pencegahan kekerasan dan perundungan di sekolah. Hal ini imbas terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta yang memakan sejumlah korban.

Tidak hanya itu, pelaku peledakan juga diduga adalah seorang siswa laki-laki kelas 12 yang juga bersekolah di SMA negeri yang berada di Kawasan Jakarta Utara itu yang saat ini masih dirawat di RS Polri Kramat Jati.

Baca juga: Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Dipindahkan ke RS Polri

Sebelumnya, ledakan terjadi di dalam areal masjid SMAN 72 Jakarta pada Jumat (7/11/2025). Korban yang berjatuhan dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Polisi menemukan dua senjata api rakitan yang belakangan diketahui adalah senjata mainan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti pun berkesempatan mengunjungi para korban ledakan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta, Minggu (9/11/2025).

Dalam kesempatan ini, Mendikdasmen mengatakan peristiwa yang terjadi di SMA Negeri 72 akan menjadi evaluasi bersama untuk menguatkan kebijakan terkait pencegahan kekerasan dan perundungan di sekolah.

Read Entire Article
Prestasi | | | |