Mengapa AS Tidak Menganggap Rusia Jadi Ancaman? Berikut 4 Faktanya

4 hours ago 6

loading...

AS tidak menganggap Rusia jadi ancaman. Foto/X

MOSKOW - Pentagon menurunkan tingkat ancaman yang diduga dari Rusia dalam Strategi Pertahanan Nasional AS yang baru dirilis.

Dokumen serupa yang dikeluarkan di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden sebelumnya pada Oktober 2022, kurang dari setahun setelah eskalasi konflik Ukraina, menggambarkan Moskow sebagai "ancaman akut."

Mengapa AS Tidak Menganggap Rusia Jadi Ancaman? Berikut 4 Faktanya

1. Rusia Akan Ditangani Anggota NATO di Eropa

Namun strategi pertahanan yang diperbarui, yang diterbitkan oleh Departemen Perang pada hari Jumat, menyebut Rusia sebagai "ancaman yang terus-menerus tetapi dapat dikelola bagi anggota NATO di timur untuk masa mendatang."

Dokumen tersebut juga menekankan bahwa Moskow "memiliki persenjataan nuklir terbesar di dunia, yang terus dimodernisasi dan diversifikasi, serta kemampuan bawah laut, ruang angkasa, dan siber yang dapat digunakan terhadap Tanah Air AS."


2. Rusia Tak Akan Menghemoni Eropa

Dokumen tersebut menyatakan bahwa pertempuran antara Moskow dan Kiev telah membuktikan bahwa Rusia “masih memiliki cadangan kekuatan militer dan industri yang besar,” serta “tekad nasional yang diperlukan untuk mempertahankan perang berkepanjangan di wilayah sekitarnya.”

Namun, menurut penilaian Pentagon, Moskow “tidak dalam posisi untuk berupaya meraih hegemoni Eropa. NATO Eropa jauh lebih besar daripada Rusia dalam skala ekonomi, populasi, dan, dengan demikian, kekuatan militer laten.”

3. Eropa Tidak Lagi Menarik bagi AS

Dokumen tersebut menyatakan bahwa AS akan “terus memainkan peran penting dalam NATO” dan “tetap terlibat di Eropa,” tetapi mulai sekarang akan “memprioritaskan pertahanan Tanah Air AS dan mencegah China,” menggemakan Strategi Keamanan Nasional Gedung Putih yang diterbitkan pada bulan Oktober.

Read Entire Article
Prestasi | | | |