loading...
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo mengalami kerusakan akibat gempa magnitudo 7,7. Foto/SindoNews
NTT - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Nusa Tenggara Timur memastikan pelayanan dan pengawasan keimigrasian tetap berjalan meski beberapa Kantor Imigrasi mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kepala Kanwil Ditjenim NTT, Saroha Manullang menjelaskan dua satuan kerja yang berdampak yakni Kantor Imigrasi Kelas II TPI Maumere dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo. Kedua satuan kerja tersebut mengalami dampak berupa kerusakan pada sejumlah bagian fisik bangunan dan fasilitas pendukung namun dipastikan pelayanan tetap berjalan dalam kondisi aman.
"Apabila terdapat bagian bangunan atau fasilitas yang dinilai membahayakan, akses dibatasi hingga terdapat kepastian mengenai keamanan dan kelayakannya. Pada saat yang sama, dokumen negara, dokumen keimigrasian, arsip, blanko dokumen perjalanan, dokumen izin tinggal, serta dokumen penting lainnya dipastikan tetap aman," ujar Saroha, Rabu (19/8/2026).
Baca juga: Update Gempa M7,7 di NTT, 71 Orang Meninggal Dunia
Saroha juga menginstruksikan satuan kerja untuk melakukan asesmen teknis dan memastikan keselamatan personel. Ia juga meminta pegawai yang terdampak untuk dilakukan pendataaan.


















































